Tiga Jenis Sifat Tercela Yang Sangat Berbahaya Bagi Manusia

api memakan kayu bakarKetahuilah bahwa didalam hati manusia itu terdapat begitu banyak sifat tercela yang dapat merusak kepribadian dan amal perbuatannya didalam pergaulannya dengan sesama manusia dalam perjalanan hidupnya didunia.

Karena begitu banyaknya sifat tercela tersebut sehingga menjadi sangat sulit untuk bisa selamat darinya apabila manusia tidak bersungguh-sungguh mempelajari dan mengamalkan ilmu yang dapat membantunya dalam usaha membersihkan dan mengobati hati daripadanya.

Imam Nawawi Al Jawi Al Bantani dalam kitabnya Maroqil ‘Ubudiyyah menjelaskan bahwa didalam diri manusia itu terkumpul empat macam unsur yang sangat berpengaruh dalam menentukan kepribadian, sifat dan amal perbuatannya. Empat unsur tersebut menurut beliau antara lain:

1. Unsur Kebuasan
2. Unsur Kebinatangan
3. Unsur Syetan
4. Unsur Ketuhanan

Keempat unsur ini berkumpul didalam diri manusia dan bersaing saling mempengaruhi hati manusia sehingga pemenangnya akan sangat menentukan realisasi kepribadian, sifat dan amal perbuatannya didalam kehidupannya.

Dua unsur pertama yaitu unsur kebuasan dan unsur kebinatangan apabila lebih dominan menguasai diri manusia maka akan melahirkan banyak sifat tercela seperti: Tidak tahu malu, rakus, jahat, boros, kikir, tamak, ingin dipuji, iri hati, dengki, senang dengan penderitaan orang lain, keji dan suka mencela, cepat marah, meremehkan orang lain, cenderung berbuat jahat, bangga terhadap diri sendiri dan masih banyak lagi sifat tercela lainnya.

Akan lebih berbahaya dan lebih merusak lagi apabila kedua unsur tersebut bersatu dalam pengaruh unsur yang ketiga yaitu unsur syetan, sebab akan lahir sifat-sifat tercela yang lebih berbahaya seperti: Sifat suka menentang atau makar, suka menipu, senang bersaing, suka berpura-pura, suka berbuat aniaya, dan lain sebagainya.

Manusia hanya akan selamat apabila unsur yang keempat yaitu unsur ketuhanan mampu mengalahkan dan mengatasi ketiga unsur yang pertama, sebab akan lahir darinya pribadi yang berilmu, bijaksana, rendah hati, mampu melihat hakikat segala sesuatu dan mampu memahami hikmah dari segala yang dilihat dan dialaminya sesuai kehendak yang benar dari Allah swt, sehingga akan lahir pribadi-pribadi yang mulia.

Imam Al Ghozali menjelaskan didalam kitabnya Bidayatul Hidayah bahwa dari sekian banyak sifat tercela yang ada didalam hati manusia, terdapat tiga jenis sifat tercela yang paling berpengaruh dan merupakan induk dari semua sifat tercela lainnya, dari ketiga sifat tercela ini akan lahir sifat-sifat tercela lainnya.

Ketiga sifat tercela yang dimaksudkan oleh beliau tersebut adalah sebagai berikut:

1. Hasad ( Iri Hati )
2. Riya’ ( Ingin dipuji )
3. Ujub ( Terlalu bangga terhadap diri sendiri )

Beliau menyampaikan bahwa jalan dan cara untuk membersihkan hati dan mengobatinya dari ketiga sifat tercela ini sangatlah panjang dan sangat sulit, dibutuhkan waktu, keikhlasan dan kesungguhan hati dalam mempelajari ilmunya dan mengamalkannya dalam kehidupan kita.

Ketiga sifat tercela ini merupakan induk dari sifat tercela lainnya yang bersemayam didalam hati manusia. Secara substansi ketiganya sudah bersifat merusak dan dari merekalah akan lahir sifat-sifat tercela yang lainnya.

Apabila manusia mampu membersihkan hati dan mengobatinya dari ketiga sifat tercela ini maka akan sangat mudah baginya terbebas dari sifat tercela lainnya. Namun sebaliknya apabila manusia tidak mampu membersihkan hati dan mengobatinya dari ketiga sifat ini maka akan sangat sulit baginya untuk bisa terbebas dari sifat-sifat tercela yang lainnya.

Apalagi di zaman sekarang ini, ilmu dan amalan yang dapat membersihkan hati dari ketiga sifat ini telah hilang dari kehidupan manusia. Hal ini disebabkan kebanyakan manusia telah lupa diri dan terlalu sibuk dengan kehidupan dunia dengan segala perhiasan dan kesenangan yang ditawarkan olehnya.

Oleh sebab itu, maka bersugguh-sungguhlah dalam mempelajari ilmu dan amalan yang mampu membantu kita untuk dapat membersihkan dan mengobati hati dari ketiga sifat tercela yang utama ini. Dalam sebuah hadits Rasululloh saw pernah bersabda:

“Ada tiga hal yang sangat merusak (hati manusia) yaitu, kekikiran yang selalu diikuti, hawa nafsu yang senantiasa diperturutkan dan sikap terlalu bangganya seseorang terhadap dirinya sendiri”.

Berikut Penjelasan Singkat Ketiga Sifat Tercela Ini

HASAD – IRI HATI

Sifat tercela ini merupakan puncaknya sifat buruk dan keji, karena orang yang memiliki sifat hasad ini hatinya akan selalu merasakan berat dan terbebani ketika melihat seorang manusia memperoleh nikmat-nikmat dari Allah swt yang berupa ilmu, harta, nasib baik dan rasa hormat dari manusia melebihi dari dirinya.

Sehingga ia berharap dan berkeinginan agar nikmat-nikmat tersebut dapat hilang dan lenyap dari orang tersebut. Walaupun ia tidak menginginkan nikmat-nikmat tersebut berpindah kepada dirinya.

Rasululloh saw bersabda: “Iri hati itu akan memakan (pahala) kebaikan amal seseorang, sama seperti api memakan kayu bakar”.

iri hati sifat tercela

Bahayanya sifat tercela ini bagaimana? Orang yang memiliki sifat iri hati ini akan merasa tersiksa selama hidupnya, sebab dunia ini tidak akan pernah kosong dari orang-orang yang memperoleh nikmat dari Allah swt berupa ilmu, harta, nasib baik dan hormat dari manusia kepadanya melebihi manusia yang lainnya.

Apabila ia tidak bersungguh-sungguh segera membersihkan hatinya dari sifat tercela ini maka ia akan selalu tersiksa sepanjang hidupnya karena fakta tersebut diatas, dan ketahuilah bahwa siksa yang lebih dahsyat dari Allah swt akan menantinya di akherat kelak.

Ingatlah bahwa, seseorang hamba itu tidak akan pernah mencapai hakikat keimanan selama ia tidak mencintai sesama muslim lainnya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Seyogyanya ia harus saling berbagi dan berkasih-sayang dengan saudaranya sesama muslim yang lain dalam segala hal.

Bukankah Rasululloh saw pernah mengatakan bahwa orang mu’min itu seperti sebuah bangunan, satu sama lain saling menguatkan, dan orang mu’min itu sama seperti satu tubuh, dimana anggota tubuh yang satu akan merasakan sakit apabila anggota tubuh yang lainnya sedang terluka?

RIYA’ – SIFAT INGIN DIPUJI

Riya’ adalah merupakan syirik tersembunyi, sehingga sifat ini sangatlah berbahaya bagi manusia, sangat merusak dan akan membuat pelakunya tidak akan memperoleh kebaikan sedikitpun dari amal ibadah yang dilakukannya melainkan kesia-siaan belaka bahkan bisa memperoleh azab dari Allah swt kelak di akherat nanti.

Riya’ adalah ketika seseorang hanya ingin meraih kedudukan didalam hati manusia, tujuannya agar ia mendapatkan rasa hormat dan kekaguman dari mereka. Sifat ini termasuk bagian dari tiga hal yang menghancurkan sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululloh saw pada hadits sebelumnya yaitu “hawa nafsu yang senantiasa diperturutkan”.

Sifat tercela ini membuat pemiliknya melakukan segala sesuatu terutama dalam beribadah hanya mencari simpati, rasa hormat, kekaguman dan pujian dari manusia dan bukan semata-mata ingin meraih pahala dan keridho’an dari Allah swt. Ia tidak akan memperoleh apa-apa dari amal perbuatannya melainkan kesia-siaan belaka dan ia akan rugi serugi-ruginya ketika disampaikan buku amal perbuatannya kelak di akherat nanti.

UJUB – TERLALU BANGGA TERHADAP DIRI SENDIRI

Sifat ini lebih berbahaya lagi sebab ia akan membuat seseorang senantiasa memandang dirinya dengan pandangan yang mulia namun ketika memandang orang lain senantiasa dengan pandangan hina dan merendahkan.

Tanda-tanda yang dapat dilihat jelas dari sifat ini adalah, ketika seseorang selalu menonjolkan kata-kata AKU…AKU…dan AKU dalam setiap percakapan dengan orang lain. Seperti ucapan Iblis ketika diperintahkan oleh Allah swt untuk sujud hormat kepada nabi Adam as ia berkata…“Aku lebih baik dari Adam, Engkau ciptakan aku dari api sedangkan ia Engkau ciptakan dari tanah”.

Setiap orang yang senantiasa memandang dirinya lebih baik dari orang lain maka ia telah berbuat takabbur/sombong/angkuh. Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang yang paling baik itu hanyalah ia yang terbaik di sisi Allah swt kelak nanti di akherat dan ini adalah sesuatu yang masih ghoib, tidak seorangpun mengetahui siapa dia yang paling baik itu? Sehingga sikap dan sifat merasa lebih baik dari orang lain adalah merupakan kebodohan yang amat nyata.

Demikianlah uraian singkat mengenai tiga sifat tercela yang menjadi induk dari segala sifat tercela yang ada didalam hati manusia. Semoga Allah swt senantiasa mencurahkan rahmat dan pertolongan-Nya kepada kita dengan ilmu dan amal yang dapat membantu kita membersihkan hati dan mengobatinya dari ketiga sifat yang tercela ini sehingga kita bisa selamat dari sifat-sifat tercela lainnya.

Dinukil dari kitab Maroqil ‘Ubudiyyah Imam Nawawi Al Jawi Al Bantani rahmatulloh ‘alaih, syarah atas kitab Bidayatul Hidayah Imam Al Ghozali rahmatulloh ‘alaih.

Leave A Response »